Bagaimana memilih Perusahaan dan Produk Asuransi yang baik?
Memilih Perusahaan dan Produk asuransi
seharusnya merupakan tahap selanjutnya yang paling penting dalam
pengelolaan resiko dengan menggunakan sarana asuransi. Sebagai
informasi, saat ini di Indonesia terdapat ± 100 perusahaan asuransi
kerugian dan ± 50 perusahaan asuransi jiwa, dengan produk yang
beraneka-macam.
Perusahaan asuransi terdiri dari 3 kepemilikan, yaitu :
-
Perusahaan Lokal.
-
Perusahaan Joint Venture (antara Perusahaan Asing dengan Perusahaan Lokal).
-
Perusahaan Asing / PMA.
TAHUKAH ANDA!

- Perusahaan asuransi akan mereasuransikan kembali pertanggungan yang diberikan. Dengan demikian kualitas perusahaan reasuransi yang diikuti ikut menentukan kualitas suatu pertanggungan.
- Umumnya Jaminan Terorisme & Sabotase tidak terdapat pada polis asuransi property yang ada, karena pada umumnya perusahaan asuransi tidak mendapatkan backup jaminan TS tersebut dari perusahaan reasuransi. Sangat sedikit perusahaan asuransi yang dapat meng”cover” jaminan TS tersebut.
- Definisi dari suatu jaminan (mis. Huru-hara) tidak selalu sama antara perusahaan asuransi yang menjamin hal tersebut. Hal ini mengakibatkan luas suatu jaminan menjadi sangat berbeda dengan mengacu pada definisinya. Perhatikan pula waktu pembatalan (cancellation days) suatu jaminan!
- Depresiasi harga suatu obyek jaminan perlu dipertimbangkan. Ada produk lebih baik yang tidak memperhitungkan depresiasi namun memakai harga sekarang (reinstatement value clause).
- Apabila nilai suatu pertanggunan dibawah nilai sebenarnya, maka pada saat claim akan diberlakukan prorata / penggantian secara proporsional.
- Gelar-gelar dalam bidang asuransi adalah :
AAIK : Ahli Asuransi Indonesia Kerugian, AAAIK : Ajun Ahli Asuransi Indonesia Kerugian
AAIJ : Ahli Asuransi Indonesia Jiwa, AAAIJ : Ajun Ahli Asuransi Indonesia Jiwa
Perlu diperhatikan apakah suatu perusahaan asuransi mempunyai SDM yang berkualitas dan berpendidikan / keahlian khusus dalam bidang asuransi (bukan hanya sebagai penjual). - Lost Adjuster adalah perusahaan yang ahli dalam appraisal claim asuransi. Perusahaan Lost Adjuster ini dipakai oleh perusahaan asuransi apabila ada suatu claim yang sifatnya besar.
- Kesesuaian tingkat resiko yang terdapat pada polis dengan pada obyek harus sama agar “claimable” bila terjadi claim. Itulah sebabnya setiap perubahan yang menyebabkan perubahan resiko segera beritahukan kepada pihak asuransi.
- Produk asuransi retail (untuk mobil dan rumah) masa kini banyak yang mempunyai added value / nilai tambah yang membuat lebih nyaman.
- Produk paket asuransi mobil masa kini ada yang sudah termasuk jaminan terhadap kerusuhan & huru-hara, bencana alam, pihak ketiga s/d Rp. 100.000.000.-
- Produk paket asuransi mobil masa kini ada yang sudah termasuk jaminan terhadap kerusuhan & huru-hara, bencana alam, sewa rumah s/d 10% dari nilai bangunan.
- Produk asuransi kesehatan karyawan ada yang bersifat Lokal, Regional dan Nasional.
- Premi asuransi jiwa dan kesehatan berkorelasi langsung dengan usia, semakin anda tunda dalam mengambil asuransi jiwa dan kesehatan, maka preminya akan semakin tinggi dan hasil akhirnya semakin rendah.
- Anda dapat sekaligus berasuransi dan berinvestasi secara praktis melalui produk-produk
Peran Konsultan Asuransi
Dalam Dunia Bisnis
Institusi yang memutuskan untuk
menggunakan asuransi dalam pengelolaan resiko, tentu akan lebih baik
bila mendapatkan informasi yang “up to date”, obyektif dan akurat
mengenai hal-hal penting yang berkaitan dengan pemilihan perusahan dan
produk asuransi itu sendiri, agar mendapat jaminan perlindungan yang
sesuai dengan situasi dan kondisi institusi yang bersangkutan. Pemilihan
terhadap perusahaan dan produk asuransi tentu harus dilaksanakan dengan
cermat, seperti pada saat membeli suatu barang atau jasa.
Cara yang paling baik dan efisien serta efektif adalah dengan menggunakan Jasa Konsultan Asuransi. Hal ini dikarenakan banyak faktor yang diperhatikan secara ”continue” (agar tetap “up to date” dan informative)
oleh konsultan tersebut dalam dunia asuransi, khususnya di Indonesia
yang seringnya tidak diperhatikan oleh masyarakat awam. Faktor-faktor
tersebut adalah :
-
Rating perusahaan asuransi (Kesehatan & Kekuatan Financial / RBC, Pendapatan Premi, Laba & Rugi).
-
Backup reasuransi (termasuk peringkat reasuransi di dunia).
-
Kapasitas asuransi.
-
Sejarah penanganan claim.
-
Grup perusahaan.
-
Manajemen perusahaan.
-
Sumber Daya Manusia.
-
Produk-produk asuransi (keunggulan beserta detail-detailnya).
Informasi-informasi
tersebut di atas sangatlah penting agar produk asuransi yang disarankan
ke client tepat. Tentu saja tidak semua penjual asuransi mempunyai
kapabilitas sebagai konsultan. Itulah sebabnya kami menciptakan dan
menerapkan prinsip Integrity, Skills, Experience & Networking yang merupakan unsur-unsur utama profesionalisme dalam penjualan asuransi.
Kunci penting
selanjutnya dalam kerjasama pengelolaan resiko dengan menggunakan
konsultan adalah komunikasi secara informatif, interaktif dan transparan
serta saling pengertian berdasarkan ketentuan-ketentuan dalam bidang
asuransi dan itikad baik. Sehingga client akan mendapatkan asuransi (perusahaan, produk dan pelayanan) terbaik sesuai dengan situasi dan kondisi client.
Kami tekankan sekali
lagi, tanpa memperhatikan faktor-faktor utama tersebut di atas, maka
pengelolaan resiko dengan menggunakan asuransi akan tidak optimal bahkan
tidak berhasil. Dengan mengikuti prinsip-prinsip di atas maka pada
umumnya client akan mendapatkan produk asuransi yang lebih baik.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar